Nasril Bahar Tegaskan Kenaikan Anggaran ASN Tidak Dijadikan Pencitraan Pemilu 2019

Jakarta – Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN) DPR RI telah menyetujui Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Anggaran Pendapatan Dan Belanja Negara Tahun Anggaran 2019 beserta Nota Keuangan.

Dirangkung dalam pendapat akhir mini, persetujuan F-PAN tersebut dibacakan oleh Anggota DPR RI Dapil Sumut 3 H. Nasril Bahar, SE., Selasa (30/10/2018) di Ruang Rapat Badan Anggaran DPR RI, Gedung Nusantara II Lantai 1, Jakarta.

Fraksi Partai Amanat Nasional memandang bahwa realisasi capaian asumsi ekonomi makro dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2019 perlu senantiasa dijaga keberlakuannya oleh pemerintah.

Fraksi PAN juga memberi catatan bahwa dalam hal pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Tahun Anggaran 2019 pemerintah bekerja lebih keras, agar target Pendapatan Negara dapat tercapai menggunakan kebijakan fiskal yang efektif dan kondusif untuk dunia usaha.

“Pemerintah supaya menjaga agar pembayaran bunga utang senantiasa berada pada batas kemampuan fiskal untuk membayarnya secara berkelanjutan. Pemerintah hendaknya menjaga utang-utang baru masih berada dalam jangkauan kemampuan pembayaran bunga utang tanpa mengurangi kemampuan pemerintah dalam memberikan subsidi dan bantuan sosial pada masyarakat,” ujar Nasril.

Selain itu, Fraksi PAN menilai bahwa rencana pemerintah menaikkan gaji pokok dan pensiun aparatur negara, serta pensiunan pada tahun 2019 tergolong baik dalam berusaha meningkatkan taraf hidup aparatur negara dan pensiunan.

“Dengan mengucapkan Bismillaahirrahmaanirrahiim, Fraksi Partai Amanat Nasional menyatakan setuju atas Rancangan Undang-Undang tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Tahun Anggaran 2019 untuk ditindaklanjuti dalam pembahasan tahap selanjutnya sesuai peraturan perundangundangan yang berlaku,” sebut Nasril menyimpulkan pendapat akhir mini tersebut.

Usai membacakan pendapat akhir mini tersebut, Nasril juga mengimbau agar pemerintah tidak menjadikan kenaikan anggaran yang dialokasikan untuk aparatut negara dan pensiunan tersebut tidak dijadikan sebagai bahan pencitraan.

“Kenaikan 20% anggaran utk ASN jangan dibpakai oemerintah untuk pencitraan menghadapi pemilu 2019,” tegas Nasril.

Share This

Nasril Bahar Center